Jokowi Menang, Inilah Hasil Hitung Cepat Pilpres 2019

Hasil hitung cepat pilpres 2019 yang dilakukan oleh KPU RI masih terus berlanjut. Sampai saat ini update terbaru real count pilpres oleh KPU sudah mencapai 51,15891% suara yang masuk. Sampai saat ini pula pasangan calon presiden Jokowi-Ma’ruf memimpin dengan 56,23%.

Perkiraan Perolehan Suara

Berbagai lembaga yang melakukan hitung cepat telah melakukan prediksi mengenai suara yang akan diraih oleh pasangan calon presiden. Menurut prediksi awal bahwa pasangan Jokowi-Ma’ruf akan memperoleh suara sekitar 54-55%. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandi diprediksi akan memperoleh suara 43-44%.

Secara resmi, KPU (komisi pemilihan umum) akan mengumumkan hasil pemilu legislatif dan pemilihan presiden secara sah pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang. Komisi pemilihan umum juga menyediakan hasil hitung cepat pilpres 2019 di website kpu.go.id.

Metode Perhitungan Cepat

Metode perhitungan cepat di mulai dengan populasinya, yaitu seluruh tempat pemungutan suara yang berjumlah 809.497 TPS di semua wilayah Indonesia dengan jumlah pemilih yang beragam pada tiap daerahnya.

Kemudian sampel yang digunakan sebanyak 2000 TPS yang dipilih secara acak secara proporsional. Metode pengambilan sampelnya adalah stratified-cluster random sampling.

Dengan sampel 2000 TPS ini, tingkat kepercayaan hitung cepat sebesar 99% dengan toleransi kesalahan sejumlah 1%. Hal ini berarti perolehan suara kandidat dari hasil hitung cepat ini bisa bergeser sampai sebesar 1%. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebar 2000 relawan di 2000 TPS yang terpilih.

Pendapat Pasangan Calon Presiden Terhadap Hasil Hitung Cepat

Prabowo tidak mempercayai hasil perhitungan cepat yang menunjukkan kemenangan Jokowi-Ma’ruf. Prabowo-Sandi meraih suara 62% menurut hasil hitung cepat yang dilakukan pihak internalnya. Prabowo yakin bahwa persentase tersebut tidak akan berubah banyak sampai akhir perhitungan KPU nantinya.

Sementara pihak Jokowi-Ma’ruf memilih menunggu hasil perhitungan resmi KPU. Kemudian Jokowi juga meminta kepada para pendukungnya untuk bersabar menunggu pengumuman dari KPU.

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Pelantikan presiden dan wakil presiden tahun 2019-2023, akan dilakukan pada 20 oktober 2019. Sekitar 6 bulan lagi jika dihitung mulai dari sekarang. KPU juga akan mengumumkan hasil resmi perhitungan suara pada tanggal 22 Mei 2019.

Meskipun masih 6 bulan lagi pelantikan presiden dan wakil presiden, telah tersebar susunan Kabinet Jokowi-Ma’ruf. Berdasarkan data yang tersebar, nama-nama menteri yang akan menjabat adalah menteri yang kini masih menjabat di Kabinet Kerja Jokowi-JK 2014-2019.

Rumor beredarnya susunan kabinet ini masih belum ada kepastian sebab belum ada yang mengonfirmasi. Salah satu anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi mengatakan pihaknya masih fokus pada perhitungan suara.

Beberapa nama yang masuk dalam daftar kabinet tersebut memang para tokoh turut mendukung dan memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Namun kita akan segera melihat kebenaran mengenai kabinet ini ketika Jokowi-Ma’ruf telah menang.

Proses updating hasil hitung cepat akan terus dilakukan seiring dengan bertambahnya data yang masuk. Semoga tidak ada kecurangan dalam hasil perhitungan dan semua dilakukan dengan jujur dan penuh tanggungjawab.

Siapapun presiden dan wakil presiden yang terpilih semoga bisa membuat Indonesia semakin lebih baik kedepannya. Mengingat perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat kita harus bisa mengikutinya agar tidak tertinggal jauh dari negara maju lainnya.

Hitung cepat bertujuan untuk memberikan gambaran dan akurasi yang lebih tinggi yang tidak berdasarkan persepsi dan pengakuan responden belaka. Hasil hitung cepat pilpres 2019 kali ini memang sangat menegangkan untuk itu mari kita bersabar menanti hasil akhirnya secara resmi dari KPU.

(Visited 25 times, 1 visits today)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *